Dinkes Mamuju Lakukan Monev di Tiga PKM

- in BERITA, KESEHATAN, MAMUJU, SULBAR
12632
0

Sandeqposnews.com, Mamuju – Jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, melaksanakan Monitoring dan Evaluasi di tiga Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) di Kabupaten Mamuju, Kamis (14/12/2023).

Pada kegiatan tersebut Plt Kepala Dinkes Mamuju, St. Manuara didampingi langsung Perencana Ahli Muda, Dinas Kesehatan (Dinkes), Firmawaty Sewang, Kabid Yankes selaku KPA, Farida, PPTK, Bagian keuangan/Aset dan Tim Bid Yankes dan beberapa jajaran Dinkes serta masing-masing kepala Puskesmas.

Diketahui, Tujuan pembangunan kesehatan yang dilaksanakan oleh puskesmas tertera dalam peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 75 tahun 2014 Pasal 2, yang mana tujuan puskesmas adalah untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki perilaku sehat yang meliputi kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat.

Plt Kepala Dinkes Mamuju, St. Manuara mengatakan, pada kegiatan itu pihaknya tidak menemukan adanya masalah saat monitoring di lapangan, melainkan semua layanan kesehatan di PKM lengkap.

“Dari semua PKM yang ditemui tadi, seperti PKM Tapalang Barat, Ranga-Ranga, dan Topore, memiliki pelayanan Pelayanan pemeriksaan umum, pelayanan pemeriksaan lansia, pelayanan kesehatan ibu anak-keluarga berencana (KIA-KB) dan Imunisasi, Pelayanan kesehatan gigi dan mulut, pelayanan kefarmasian, pelayanan laboratorium, pelayanan konsultasi terpadu,” kata St. Manuara.

Kendati demikian, kata St. Manuara, soal bangunan pihaknya banyak menerima informasi di lapangan mengenai perkembangan pembangunan sampai selesai.

“Kami menemukan itu sesuai gambar awal, bahwa Fasilitas itu lengkap. Seperti Fasilitas Puskesmas, Ruang Pendaftaran, Ruang Poli Umum, Ruang Poli Gigi, Ruang Poli Lansia dan Ruang Tindakan Kegawat Daruratan, Ruang Pelayanan Ibu, Ruang Pelayanan Anak, juga Ruang Konseling Gizi, ternyata memang lengkap,” ungkapnya.

menurut Manuara, tujuan pemerintah mendirikan puskesmas di setiap wilayah kecamatan Mamuju seperti, pembangunan kesehatan yang diselenggarakan di Puskesmas untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki perilaku sehat yang meliputi kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat.

“Hal itu bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki perilaku sehat yang meliputi kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat, kemudian mampu menjangkau pelayanan kesehatan bermutu, juga hidup dalam lingkungan sehat; dan memiliki derajat kesehatan yang optimal,” tutupnya.

(Advertorial)

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *