Pemkab Majene Peringati Hari Kesadaran Nasional dan Hari Kesehatan Nasional 2023

- in KESEHATAN, MAJENE
1243
0
Istimewa

SANDEQPOSNews.com, Majene — Pemerintah kabupaten Majene (Pemkab) Majene, Sulawesi Barat, memperingati Hari Kesadaran Nasional secara bersamaan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke–59, di halaman pendopo Bupati Majene, Jumat, 17 November 2023.

Peringatan kedua hari nasional tersebut mengusung tema “Transformasi Kesehatan Untuk Indonesia Maju”. Bertindak Inspektur upacara Bupati Majene, H. Andi Achmad Syukri Tammalele (AST).

Amanat Menteri Kesehatan (Menkes) menyampaikan dbacakan oleh bupati Majene ASR, bahwa Indonesia tengah mengalami periode bonus demografi yang terjadi hanya satu kali dalam peradaban sebuah negara.

“Kita, bangsa Indonesia, harus bekerja keras memanfaatkan peluang ini sebagai momentum Indonesia lolos dari middle-income trap, menjadi negara berpendapatan tinggi, serta mencapai visi Indonesia Emas 2045,” sebut amanat Menkes.

Manusia Indonesia yang sehat dan cerdas adalah kunci mencapai masa keemasan itu. Karenanya, tema Hari Kesehatan Nasional ke-59 tahun 2023, yaitu “Transformasi kesehatan untuk Indonesia maju” mutlak dilaksanakan.

Setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan dan negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan yang layak, sebagaimana amanat UUD 1945.

“Berdasar mandat itulah, enam pilar transformasi kesehatan penopang sistem kesehatan Indonesia harus kita bangun bersama dengan serius dan terus menerus.”

AST menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi tingginya pada insan kesehatan yang telah bahu-membahu berjuang tanpa mengenal lelah dalam pembangunan Kesehatan Indonesia, baik tenaga medis, kesehatan, LSM, Media, Akademisi, para kader serta Masyarakat.

Usai upacara tersebut, AST menyerahkan secara simbolis antropometri kit untuk posyandu Sekabupaten Majene diantaranya,
Kecamatan Banggae jumlah 45, Kecamatan Banggae timur 45, Kecamatan Pamboang 59, Kecamatan Sendana 47, Kecamatan Tammeroddo 37, Kecamatan Tubo Sendana 22, Kecamatan Malunda 43 dan Kecamatan Ulumanda 33 jadi Total 331.

“Ini adalah salah satu upaya pemerintah Kabupaten Majene untuk menurunkan prevalensi Stunting,’ ujar AST.

Editor SAN

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *