Korban Gempa Bumi Turki Saat Kini Capai Ribuan Orang, Gempa Sususlan Masih Terjadi

- in BENCANA, BERITA, INTERNASIONAL
103
0

Korban Gempa Bumi Turki Saat Kini Capai Ribuan Orang, Gempa Sususlan Masih Terjadi

Seorang pria warga setempatduduk termenung melihat puing bangunan yang hancur akibat gempa di Provinsi Kahramanmaras, Turki. (Foto AFP).

SANDEQPOSNews.com, Turki – Gempa susulan terus mengguncang Turki setelah bagian tengah dan tenggara negara ini, serta juga Suriah utara, dilanda gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,8.

Berdasarkan catatan laman badan cuaca dan geofisika Amerika Serikat (USGS), sampai pukul 13.51 waktu setempat atau 17.51 WIB, sudah sekitar 34 gempa susulan yang berkekuatan besar di atas Magnitudo 4 mengguncang wilayah tenggara negara di dua benua itu.

Gempa susulan berkekuatan besar ini memiliki skala antara paling rendah Magnitudo 4,2 sampai tertinggi Magnitudo 7,5.

Sejumlah media asing termasuk The Times, Sky News, AP dan BBC, pada laporan terkini, Senin (6/2/2023),  mencatat jumlah korban tewas akibat gempa bumi di Turki dan Suriah mencapai 1.000 orang.

Sementara laman harian terkemuka di Turki, Hurriyet, menyebutkan wilayah terparah tertimpa gempa dengan jumlah korban terbanyak adalah Pazarck, Elbistan dan Turoglu, yang semuanya berada di Provinsi Kahramanmaras di utara Provinsi Gaziantep yang berbatasan dengan Suriah.

Menurut data sementara kantor gubernur provinsi Kahramanmaras, sekira 300 bangun ambruk di ibu kota Kahramanmaras. Sedangkan wakil Presiden Turki Fuat Okay, Hurriyet, melaporkan total 1.710 bangunan ambruk di 10 provinsi di Turki.

Badan penanggulangan bencana Turki8 (AFAD) menyebutkan bahwa gempa bumi dahsyat itu berkedalaman 7 km di bawah permukaan distrik Pazarck di Kahramanmaras, pukul 4:17 pagi waktu setempat.

Pazarck bahkan diguncang 66 gempa susulan tak lama setelah gempa utama dan kekuatannnya di atas 5 Magnitudo.

AFAD mengungkapkan provinsi-provinsi yang terkena gempa adalah Gaziantep, Sanlurfa, Diyarbakr, Adana, Adyaman, Malatya, Osmaniye, Hatay dan Kilis, selain juga Suriah dan Lebanon.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa menurut angka terbaru, 912 orang telah dipastikan tewas, dan lebih dari 5.300 orang terluka. Erdogan mengatakan bahwa prioritas pada tahap ini adalah operasi pencarian dan penyelamatan yang sedang berlangsung.

Upaya penyelamatan di tengah badai salju

Petugas penyelamat dikerahkan di Turki dan Suriah untuk mengeluarkan korban selamat dari reruntuhan bangunan. Warga juga  membantu mencari korban selamat di antara tumpukan puing dan puing-puing.

Namun, hujan salju lebat menghambat upaya penyelamatan di beberapa wilayah akibat jalan yang tertutup es dan salju.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan di Twitter bahwa “tim pencarian dan penyelamatan segera dikirim” ke daerah-daerah yang dilanda gempa.

“Kami berharap bahwa kita akan melewati bencana ini bersama-sama sesegera mungkin dan dengan kerusakan sekecil mungkin,” tulisnya.

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *