7 Orang Tewas dan 400 Terluka Dalam Peristiwa Gempa Bumi di Iran

- in BENCANA, BERITA, INTERNASIONAL
440
0

7 Orang Tewas dan 400 Terluka Dalam Peristiwa Gempa Bumi Iran

Ilustrasi :Warga Iran duduk di luar bangunan yang rusak akibat gempa besar ber-magnitudo 7,3 di wilayah provinsi Kermanshah, berdekatan dengan perbatasan Irak pada 15 November 2017. (AFP / ATTA KENARE).


SANDEQPOSNews.com, Iran − 7 orang tewas dan 400 lainnya terluka dalam guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 yang melanda kota Khoy, Iran,

Melansir dari laporan Badan Survei Geologi Amerika Serikat atau USGS, , gempa di Iran terjadi pada pukul 23.44 waktu setempat, pada Sabtu malam. Episentrum gempa berkisar 14 kilometer dari Khoy, dengan kedalaman mencapai 10 km.

Khoy adalah ibu kota dari Khoy County. “Sebuah gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 melanda kota Khoy, Provinsi Barat di Iran bagian barat laut,” dikutip kantor berita IRNA, Minggu, 29 Januari 2023.

Guncangan gempa di Khoy juga terasa di beberapa kota, termasuk Tabriz, ibu kota dari Provinsi Azerbaijan Timur. Iran berada di sesar geologis utama. Jalur rekahan itu telah menyebabkan sejumlah gempa besar dalam beberapa tahun terakhir.

Sejarah gempa yang pernah terjadi di Iran, Yang Dihimpun Dari Beerbagai Sumber

April 2018, Gempa berkekuatan 5,9 magnitudo mengguncang wilayah Iran, Kamis (18/4/2018). Getaran yang sangat kuat terasa di kawasan Bushehr di selatan, yang sekaligus menjadi lokasi satu-satunya pembangkit listrik tenaga nuklir di negara itu.

Diberitakan AFP mengutip dari saluran berita Telegram dari televisi pemerintah Iran, gempa yang terjadi tidak sampai menimbulksn korban jiwa maupun materi. “Guncangan akibat gempa yang terjadi juga tidak mempengaruhi aktivitas pembangkit listrik,” kata Manajer Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr, Mahmoud Jafari.

Sumber diperoleh SANDEQPOSNews.com wilayah yang diguncang gempa tersebut merupakan wilayah sunyi dari penduduk.

Agustus 2018, Gempa bermagnitudo 6 mengguncang wilayah Iran barat yang dekat dengan perbatasan Irak pada Minggu (26/8/2018). Akibat gempa tersebut setidaknya dua orang dilaporkan tewas dan lebih dari 200 lainnya luka-luka dengan enam di antaranya kritis.

Data dari Badan Survei Geologi AS (USGS) menunjukkan gempa berpusat di 26 kilometer barat daya Kota Javanrud, Provinsi Kermanshah. Merupakan gempa dangkal dengan kedalaman 10 kilometer dan terjadi pada Minggu (26/8/2018) pukul 02.43 dini hari waktu setempat.

November 2018, Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Iran, tepatnya di perbatasan barat dengan Irak. Sekitar 200 orang dilaporkan terluka akibat lindu tersebut. Getaran itu juga dirasakan di ibukota Irak Baghdad dan di Kuwait. Namun tidak ada korban jiwa atas peristiwa ini.

“Sekira 200 hingga 210 orang telah terluka, tetapi tidak ada korban jiwa,” kata gubernur provinsi Kermanshah, Houshang Bazvand, mengatakan kepada televisi negara, diktuip Reuters, Senin (26/11/2018).

Juli 2018, Wilayah Iran diguncang empat gempa dalam dua hari terakhir. Lebih dari 300 orang mengalami luka-luka akibat gempa yang mengguncang wilayah barat dan tenggara Iran itu.

Dilaporkan media-media Iran, seperti dilansir Reuters, Senin (23/7/2018), sedikitnya 25 orang mengalami luka-luka akibat gempa bumi berkekuatan 5,8 Skala Richter (SR) yang mengguncang Iran bagian tenggara pada Senin (23/7) waktu setempat

Sedangkan sedikitnya 287 orang mengalami luka-luka akibat gempa bumi 5,9 SR yang mengguncang Iran bagian barat pada Minggu (22/7) waktu setempat.

Pada Juli 2021, lima orang tewas dalam guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 di Iran bagian selatan. Dua gempa bumi kuat mengguncang Iran selatan secara berututan, pada Minggu (14/11/2021).

Warga panik bergegas ke jalan, setidaknya satu orang dilaporkan tewas. Korban meninggal tertimpa tiang listrik saat dirinya tengah berjalan di jalan Bandar Abbas.

Gempa Iran Selatan
Dua gempa bumi kuat mengguncang Iran selatan secara berututan, warga panik bergegas ke jalan, setidaknya satu orang dilaporkan tewas, Minggu (14/11/2021).

Kepala Pusat Seismologi Iran, Esmaeil Bayramnejad mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa dua getaran berkekuatan 6,4 dan 6,3 masing-masing  mengguncang dalam selang waktu satu menit di daerah dekat pulau Qeshm, dekat dengan kota pelabuhan Bandar Abbas, pada Minggu sore. (14/11/2021).

Juli 2022, Wilayah selatan Iran dilanda gempa bumi berkekuatan 6,1 magnitudo pada Sabtu (2/7).  Dua gempa susulan juga terjadi di area yang sama dengan kekuatan hingga 6,3 magnitudo.

“Lima orang dinyatakan tewas dalam gempa,” ungkap head of emergency management di provinsi Hormozgan, Mehrdad Hassanzadeh, seperti dilansir The Guardian di Jakarta, Sabtu (7/2).

Selain menelan lima korban jiwa, gempa ini juga membuat 12 orang mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit. Tak hanya itu, ketiga gempa yang terjadi juga membuat desa Sayeh Khosh rata dengan tanah.

November 2022, Gempa berkekuatan Magnitudo 5,6 mengguncang Iran selatan dan dirasakan di Uni Emirat Arab pada Rabu (30/11/2022). Badan Seismologi Eropa-Mediterania (EMSC) melaporkan tim penyelamat dikirim ke daerah yang dilanda gempa dan menambahkan tidak ada korban jiwa.

Gempa itu berada di kedalaman 10 km dan sekitar 88 km barat laut Kota Ras Al Khaimah di UEA, tambah EMSC.

13 November 2017Gempa berkekuatan 7,3 SR terjadi di wilayah Kurdi antara Iran dan Irak. Lebih dari 300 orang tewas dan ribuan luka-luka. Ratusan korban adalah warga Iran. Dari pihak Irak dilaporkan tujuh tewas dan lebih dari 300 mengalami luka-luka. Jumlah korban dikhawatirkan akan terus bertambah. Gempa 7,3 Skala Richter mengguncang kawasan tersebut Minggu malam (12/11) waktu setempat.

Di Iran wilayah yang paling parah terkena dampak gempa adalah provinsi Kermanshah di barat Iran barat. Letaknya di pegunungan Zagros yang membagi Irak dan Iran. Kantor berita Reuters melaporkan lebih dari 142 korban berada di kota Sarpol-e Zahab, 15 kilometer dari perbatasan Irak.

Kepala dinas layanan darurat Iran Pir Hossein Koolivand mengatakan “sulit mengirim tim penyelamat ke daerah pedesaan karena sambungan jalan telah terputus dan telah terjadi longsor.”

Pada November 2019, gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 menewaskan tiga orang dan melukai 20 lainnya di tenggara kota Tabriz, Iran.

Gempa bumi Bam 2003 mengguncang provinsi Kerman di tenggara Iran pada pukul 01:56 UTC (5:26 AM Waktu Standar Iran) pada 26 Desember. Guncangan tersebut memiliki skala guncangan momen sebesar 6.6 dan skala intensitas Mercalli maksimum sebesar IX (Keras). Gempa bumi tersebut utamanya merusak di kawasan Bam, dengan jumlah korban tewas sebanyak sekitar 26,271 orang dan korban luka berjumlah lebih dari 30,000 orang. Efek gempa diperparah dengan penggunaan bata lumpur sebagai media konstruksi standar banyak dari struktur daerah tersebut tidak sesuai dengan peraturan bangun tahan gempa yang ditetapkan pada tahun 1989.

Kerusakan bangunan di Bam

Setidaknya 26.271 orang tewas dan 30.000 terluka. Dalam hal korban jiwa, gempa tersebut adalah yang terburuk yang pernah terjadi dalam sejarah Iran. BBC melaporkan bahwa sebagian besar korban tertimbun reruntuhan saat tidur.

 

21 Juni 1990, gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang bagian barat laut Iran. Gempa yang berpusat di Laut Kaspia itu terjadi 31 menit selepas tengah malam, saat sebagian besar warga tengah tertidur lelap.

Area seluas 20.000 mil persegi di Provinsi Zanjan dan Gilan benar-benar hancur. Wilayah ini merupakan daerah pertanian dan resor laut. “Semuanya hancur, praktis 90 persen pendidik di kawasan pertanian itu tewas atau cedera,” tulis kantor berita Iran IRNA, dikutip dari Harian Kompas, 22 Juni 1990.

Gempa itu berlangsung cepat dengan beberapa kali guncangan keras selama satu menit. Guncangan gempa terasa sampai ke Azerbaijan dan merusahk sejumlah bangunan tua di Rusia. Sekitar 12 jam kemudian, gempa susulan bermagnitudo 6,5 kembali menggoncang kawasan itu.

Akibat gempa susulan tersebut, sebuah bendungan di Rasht jebol dan menyapu sebagian besar lahan pertanian. Selain itu, Provinsi Gilan yang sebelumnya hancur akibat bencana pertama, berubah menjadi kuburan massal setelah guncangan gempa kedua. Di Kota Roudbar, seorang korban gempa menyebut batu seukuran gudang menimpa rumahnya hingga menewaskan empat dari enam anaknya. (*)

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *