Tiga Pimpinan Aparat Negara Silaturahim Dengan Jurnalis, Membangun Sinergi Kondusif Lewat Media

- in BERITA, HUMANIORA, MAJENE, SULBAR
530
0

Tiga Pimpinan Aparat Negara Silaturahim Dengan Jurnalis, Membangun Sinergi Kondusif Lewat Media

Dari Kanan : Kajari Makene Beny Siswanto, Kapolres Majene  AKBP Febryanto Siagian, Dandim 1401 Letkol Inf. Ricad Harisab, dan Kasat Media Afdeling Mandar,  Ali Mukhtar (iNewsTV). Tampak Kapolres menyampaikan argumentasinya terkait  pemberitaan media.  (DN/SANDEQPOSNews.com).

sandeqposnews.com, Majene — Tiga pimpinan aparat negara di Kabupaten Majene, yakni Kapolres Majene AKBP Febryanto Siagian, Dandim 1401 Letkol Inf. Ricad Harisab, dan Kajari Beny Siswanto, SH  silaturahim sambil kopi pagi (coffe moning), di Bakso Lembo Majene, Jum’at (2/12/2022).

Kapolres Majene mengatakan acara tersebut adalah bagian silaturahmi bersifat bincang santai terkait menyikapi perkembangan situasi kamtibmas di Majene.

“Mungkin ada curhatan atau hal lain yang perlu disampaikan, bisa kita bahas bersama di sini,” ujar Kapolres, yang memprakarsai silaturahim kopi pagi itu.

Kapolres juga meminta kepada jurnalis, jika ada informasi yang belum pasti jangan langsung di beritakan, sehingga ada kontrol untuk mengantisipasi informasi-informasi hoax (informasi bohong) yang menyebar di tengah masyarakat.

“Setiap informasi yang disajikan harus melalui konfirmasi dan sinergi,” imbuhnya.

Kapolres bersama Dandim dan Kajari, berharap kepada para wartawan, dapat membantu menciptakan keamanan, ketertiban, serta kondusifitas wilayah Majene, khususnya pada penyajian berita,” pinta Kapolres

Senada dengan Dandim 1401 Majene, Letkol Ricad Harisab kegiatan seperti ini bisa terus berkesinambungan kedepannya untuk membangun sinergitas yang lebih baik dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

“Rekan-rekan wartawan diharapkan dapat membantu untuk menciptakan situasi kondusif, aman dan tenang. Tentu lewat pemberitaan yang postif dan membangun,” ujarnya.

Baca juga :

Hut Korps Polairud ke-72, Kapolres Majene Beri Semangat Semakin Maju dan Terbaik Bagi Masyarakat

Pimpinan Redaksi MamujuPoscom, Fajaruddin Sonoe mengungkapkan bahwa kontradiksi di profesi jurnalistik tercoreng, itu akibat banyaknya oknum yang mengaku wartawan tapi “kutu loncat”, yang datang ke pejabat mengancam seakan sebagai pemeriksa, ujung-ujungnya negosiasi.

Sejumlah wartawan hadir dalam kopi pagi yang dilaksanakan oleh Polres Majene, di bakso lembo, Majene, Jum’at (2/12/2022). (DN/SANDEQPOSNews.com).

“Maksudnya, wartawan kutu loncat ini kerap ke kantor-kantor pejabat mengancam tapi ujung-ujungnya negosiasi. Hajar sana-sini pulang, Ini yang kita tidak inginkan,” kata Fajar yang sudah malang melintang di dunia pers.

Sehingga, kata dia, wartawan yang tergabung di Jurnalis Afdeling Mandar berusaha untuk tidak ada Waryawan kutu loncat. Untuk mencegah itu, menurut Fajar, Ia meminta kepada Pemda Majene untuk membangun sinergitas dengan wartawan yang ada di Majene.

“Dan Kami juga meminta ke Pemda agar dibuatkan press room, itu gunanya untuk memfasilitasi teman-teman. Artinya kalau ada wartawan yang masuk (melintas) mau konfirmasi bisa menghubungi kami dulu, itu upaya kami ke Pemda dan Forkopimda Majene,” ujarnya.

Selain itu, Ali Mukhtar wartawan senior TV,  Cetak dan Siber ini mengapresiasi kegiatan Ngopi pagi dengan Kapolres, Dandim dan Kajari, sebab kata dia, dengan kopi pagi itu memberi silaturahim dan sinergi bersama wartawan.

“Kegiatan patut kita apresiasi semoga kedepannya dapat terus berkesinambungan guna meningkatkan kerjasama yang lebih baik. Kami mewakili rekan wartawan siap bermitra membantu tugas Kapolres,  Dandim dan Kajari untuk menciptakan Majene yang sejuk aman dan kondusif, ” pungkas wartawan iNews/RCTi (MNC grup) itu.

Editor : Daeng Nompo’

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *