Eksekusi Lahan Sengketa Berlangsung Aman Oleh PN  Majene, Dikawal Ketat Personel Polres Majene

- in BERITA, MAJENE, Peristiwa, SULBAR
253
0

Eksekusi Lahan Sengketa Berlangsung Aman Oleh PN  Majene, Dikawal Ketat Personel Polres Majene

Kolase Foto SANDEQPOSNews.com.

sandeqposnews.com, Majene — Eksekusi lahan sengketa dengan pembersihan material  bangunanan dan dua pohon mangga besar berlangsung aman dan damai, di Jl. Jenderal Besar Sudirman, Lingkungan Lembang 1,  Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae, Kab.  Majene, Sulbar, Rabu (10/11/2022).

Eksekusi dilaksanakan oleh pengadilan negeri (PN) Majene atas perintah ketua PN Majene yang sudah inkra keputusannya. Eksekusi dilakukan dengan pembersihan sejumlah material bangunan yang ada di lahan 1,5 meter peregi itu terdiri dari material bangunan dan dua pohon mangga besar.

Dengan pengawalan ketat dari personel Polres Majene, para pesengketa lahan itu masih berhubungan darah, sudah berlangsung upaya hukum pihak penggugat bernama Syahrul sejak 2019, hingga banding, kasasi, sampai ke tingkat peninjauan kembali (PK).

“Jadi sudah empat tahap dilalui, namun keputusannya sudah inkra sehingga kami melakukan eksekusi hari ini atas perintah kepala pengadilan negeri Majene,” beber Rita Lati selaku panitera pengadilan negeri Majene.

Menurut Rita, luas lahan yang dieksekusi itu sekira 1,5 meter persegi, yang ditempati (dihuni) sejumlah orang diantaranya Hartati, husain, dan Kadir.

“Tapi yang menghuni tanah tersebut sudah damai dengan penggugat sebelun kami melakukan eksekusi,” terangnya.

Menurut Rita, sebelum eksekusi lahan dilakukan, Rabu kemarin pihak penghuni dan penggugat dipanggil ke pengadilan untuk pemberigatuan terkait langkah-langkah yang akan dilaksanakan pada hari H (Kami hari ini)  eksekusi.

“Saaf pertemuan kemein itu, masih ada pihak tergugat memohon kepada pengadilan dan pihak penggugat agar rumah yang ada dibelakang lahan eksekusi tidak ikut dieksekusi (dibongkar), jadi penggugat dan tergugat karena sudah damai maka kami tidak ikut membongkar dua rumah itu,” jelas Rita.

Pantauan di lokasi eksekusi, ada dua rumah,  satu permanen dan satunta lagi rumah panggung kagu tidak ikut dibongkar karena pihak penggugat sudah menyetui.

Selain sejumlah bangunan yang ada di dalam lahan tereksekusi,  juga dua pohon mangga besar ikut dirobohkan dengan menggunakan alat berat Ekscavator.

Ekseskusi tersebut berjalan lancar dengan pengawalan ketat dari aparat Polres Majene.

Hadir dalam pengamanan itu dipimpin langsung okeh Kabag Ops AKP Suparman, SH, didampingi Kasat Samapta IPTU Hammadiah, SH, Kasat Intel Hardiman, SH, Kasi Propam IPTU Abd. Rajabserta sejumlah perwira dan personel Polres Majene.

Editor : Daeng Nompo

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *