Breaking News : Longsor Tutup Akses Trans Sulawesi Poros Majene-Mamuju

- in BENCANA, BERITA, MAJENE, Peristiwa, SULBAR
867
0

Breaking News : Longsor Tutup Akses Trans Sulawesi Poros Majene-Mamuju

Gundukan bebatuan besar bercampur lumpur menutupi seluruh badan jalan sepanjang 50 meter di Dusun Sendana,
Desa Lalatedzong, Kecamatan Sendana, poros Majene-Mamuju Majene atau trans Jalinbar Sulawesi Barat, Senin (11/10/2022), pukul. Longsor terjadi sekira pukul 13:00, wita saat hujan deras mengguyur kabupaten Majene. (Foto DN/SANDEQPISNews.com).

sandeqposnews.com, Majene — Hujan deras beberapa pekan terakhir ini mengguyur sebagian wilayah kabupaten Majene dan sekitarnya, di Sulawesi Barat.

Akibatnya Longsor kembali terjadi di jalur Trans Sulawesi Barat poros Majene-Mamuju, tepatnya di Dusun Sendana, Desa Lalatedzon, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulbar, Selasa (11/10/2022), sekira pukul 13:00, waktu indonesia tengah.

Longsor dengan material batu besar menutupi semua badan jalan sepanjang 50 meter, sebagian batu besar itu jatuh ke tebing bawah laut yang ada di sisi kiri arah kota kabupaten Majene. Terlihat pula bentangan kabel milik Telkom sudah menjuntai kentang,  tiang listrik milik PLN juga miring oleh desakan longsor.

Akibatnya ratusan kendaraan berbagai jenis seperti angkutan kota, bis,   kendaraan pribadi, truk roda empat hingga roda sepuluh maupun Tronton serta ratusan motor terpaksa menunggu berjam-jam untuk bisa lewat, baik dari arah Sulawesi Selatan maupun yang dari arah kab. Mamuju serta Sulteng, Gorontalo dan Sultra.

Tidak saja itu, anak sekolahan, pegawai negara hingga masyarakat yang naik angkot pun terpaksa jalan kaki sejauh lebih 1 kilometer. Untuk bisa menyeberang pulang ke rumah masing-masing harus melewati sisi tepi laut di bawah badan jalan trans Jalinbar Sulawesi. Namun itu hanya berlangsung hingga pukul 15:00,wita, sebab air laut mulai pasang pada pukul 16:30, wita.

Untuk mempermudah akses lalu lintas, pihak Polres Majene bekerjasama Koramil 142 Sendana berupaya menghubungi pihak balai PUPR Majene untuk mendatangkan alat berat.

Waka Polres Majene,  Kompol Syaiful Isnaeni, nengatakan pihaknya sudah menghubungi pihak Balai PUPR Majene.

“Kami sudah menghubungi pihak balai PUPR Majene untuk membantu membersihkan material longsoran dengan alat berat,” kata Kompol Syaiful saat berada di lokasi longsor siang tadi.

Pihak Balai PUPR Majene yang dihubungi oleh personil Polres Majene sejak siang pukul 14:00 itu, pun tiba menjelang petang sekira pukul 17:00, wita. Material longsoran mulai bisa dibuka sekira pukul 18:30 walau hanya separuh lajur untuk memungjijkan akses buka tutup.

Editor : Daeng Nompo’

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *