Pa’tappa Kowi Pambo’borang Jadi Daya Tarik Ratusan Pengunjung PKD Tingkat Propinsi Sulbar di Batu Cipping

Pa’tappa Kowi Pambo’borang Jadi Daya Tarik Ratusan Pengunjung PKD Tingkat Propinsi Sulbar di Batu Cipping

Suardi sedang menerima tawaran dari salah satu pengunjung pameran PKD sulbar. (ist).

sandeqposnews.com, Majene — Pa’tappa Kowi (perajin/pembuat parang atau pisau dari besi) asal Desa Pambo’borang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, jadi daya tarik tersendiri ratusan pengunjung pameran Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) tingkat Propinsi Sulbar di Batu Cipping, kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Senin (26/9/2022).

Perajin pembuatan Parang, Pisau dapur dan alat untuk bekerja ini menjadi unik di pameran PKD Sulbar, karena stand pameran dilengkapi dengan alat dan sarana untuk memproses besi menjadi parang dan pisau dapur.

Pengerajin tersebut menampilkan berbagai macam model parang dan pisau, mulai dari yang panjang hingga pendek serta dilengkapi dengan sarung yang cantik. Parang maupun pisau atau alat untuk berkebun sepertu cangkul ditempat dari besi bekas dan pipa besi.

Seorang pengerajin asal Desa Pambo’boran, Suardi, menuturkan mereka sengaja datang ke PKD untuk memamerkan berbagai peralatan dari besi hasil kerajinan yang ditempa secara tradisional (manual).

“Semua proses pembuatan parang kita perlihatkan disini,” teranf Suardi.

Menurutnya dalam satu hari  dapat membuat 25 parang dengan harga jual yang berpariasi mulai Rp300 ribu hingga Rp1 juta.

Ia berharap dengan keikutsertaannya di acara PKD itu, industri pembuat alat rumah tangga dari besi tersebut bisa lebih diminati masyarakat dan terbeli sehingga industri pandai besi itu semkin meningkat dan bertahan.

Editor : Daeng Nompo’

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *