Bupati Majene, AST : Bantuan Kementan Dijaga dan Dipelihara Baik Agar Kesejahteraan Petani Bisa Tercapai

- in BERITA, EKOBISNIS, MAJENE, SULBAR
43
0

Bupati Majene, AST : Bantuan Kementan Dijaga dan Dipelihara Baik Agar Kesejahteraan Petani Bisa Tercapai

Bupati Majene, AST, mengetes bentor bantuan dari Dirjen Pertanian Kementan RI, setelah menyerahkan kepada kelompok tani di Desa Pambo’boran,Kec. Banggae, Majene, (Kamis (2/9/2021). (Foto Porkopimda Majene).

 

SANDEQPOSNews.com, Majene – Kelompok Tani Angguning Desa Pamboborang , Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat mendapat bantuan sarana prasarana hortikultura 1 unit Bentor dari Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI Tahun Anggaran 2021.

Bantuantersebut diserahkan langsung oleh bupati Majene, Andi Ahmad Syukri Tammalele (AST) kepada kelompok tani, di Sanggar Tani Angguning Desa Pamboborang, Kamis (2/9/2021).

“Bentor yang diserahkan kali ini supaya dapat digunakan sebagai mana mestinya dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik baiknya sehingga kesejahteraan petani agar dapat tercapai,” kata mantan Sekda Majene itu.

AST juga secara berulang menyampaikan kepada semua yang hadir agar tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid19 di Majene.

Dia menegaskan agar bantuan Bentor, serta Gedung Pengeringan dan Tempat Pembuatan Pupuk Organik dapat dipelihara dengan baik.

Janganlah peruntukan Bentor digunakan di luar dari kebutuhan petani, karena dapat berakibat capatnya rusak,” tandasnya.

Diakhir sambutannya Bupati AST juga menyampaikan terima kasih kepada pihak yang telah memberikan bantuan dalam hal ini Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI.

Di sela acara tersebut, bupati AST dan wakil bupati Arismunandar serta Kadis Pertanian, perkebunan dan peternakan (Kadistanakbun) Majene, bersama rombongan mengunjungi tempat pengeringan hortikultura dan tempat unit pengolahan pupuk organik.

Ditempat pengolahan pupuk organik ini, ternak sapi sengaja dipelihara untuk dapat dikumpulkan kotorannya, selanjutnya diolah menjadi pupuk organik (pupuk kandang).

Setelah itu AST dan rombongan menuju ladang bawang merah untuk melakukan panen bersama kelompok tani. Bibit bawang merah ini diambil dari Bima, Nusa Tenggara Barat, yang menghasilkan bawang merah besar dan isi padat.

Bupati AST, wakil bupati Arismunandar dan KAdis Tanakbun Burhan USman didampingi Sekertaris DIstanakbun Muh. Syafei, mengunjungi pengolahan hortikultura dan pupuk organik. (Foto Prokopimda Majene).

Di tempat sama, Kadis Tanakbun, Burhan Usman, mengatakan Jenis tanaman Hortikultura tersebut sangat cocok tumbuh di dataran tinggi pebukitan hingga pegunungan. Dan hasil panen bawang merah ini tidak saja dijual di pasar-pasar tradisional Majene, namun juga sangat diminati oleh pedagang-pedagan dari luar Majene.

“Hasil panen bawang merah para petani sudah tidak hanya dijual dipasar tradisional di Majene, namun para pedagang luar Majene sudah datang langsung menjemput dilokasi, untuk selanjutnya dipasarkan diluar wilayah Kab. Majene,” kata Burhan

“Saat ini kita berada pada kawasan pertanian di Majene dan sengaja menghadirkan Pimpinan Daerah  9bupati) untuk dapat melihat langsung kondisi pertanian di Majene, dimana Kementerian Pertanian telah menetapkan Majene sebagai “Kawasan Hortikultura” di Indonesia, dan sebagai sarana penghasil bawang merah yang mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi di Majene,” ujar mantan Pj Sekda Majene itu.

Baca juga :

Menurut Burhan, hasil panen bawang merah di Kab. Majene sudah mampu disimpan sampai 4 bulan lamanya, “Ini untuk mencegah tengkulak mempermainkan harga pasar bawang, karena para petani sudah modern dalam hal penyimpanan bawang. Bahkan sudah ada yang menggunakan sistem ozonisasi.”

Kata dia, air yang digunakan oleh para petani disini (Pambo’boran) menggunakan sumber mata air dari Mangge yang dialirkan langsung ke kebun petani, dengan menggunakan mesin.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri selain bupati, juga wakil bupati Arismunandar, Kabag. Prokopimda Setda Majene, Para PPL, Kades. Pambo’borang, Ketua dan anggota kelompok tani Angguni, dan undangan lainnya.

Editor : Daeng Nompo’

Tonton Video-Video SANDEQPOS

https://www.youtube.com/channel/UCVrE_rr0jhJaylLbYUFWefQ

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *