Bupati Majene berharap Anggota DPRD yang Baru PAW  Dapat Bekerjasama Untuk Kesejahteraan Masyarakat

- in BERITA, MAJENE, POLITIK, SULBAR
242
0

Bupati Majene berharap Anggota DPRD yang Baru PAW  Dapat Bekerjasama Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Bupati Majene, Andi Ahmad Syukri, sambutan pada acara PAW anggota DPRD Majene dari Partai Demokrat, di aula DPRD Majene, Senin (9/8/2021). (Foto DN/SANDEQPOSNews.com).

SANDEQPOSNews.com, Majene – Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Majene di tubuh partai Demokrat, dari amlmarhum H. Basri Mallilingan kepada Jasman. Alm. Basri Mallilingan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalulintas di jalan poros Kab. Barru – Kota Pare-Pare, Sulawesi Selatan, belum lama ini.

Mengawali sambutannya dalam acara PAW tersebut, di hadapan sidang paripurna DPRD pada Senin (9/8/2021) pagi, bupati Majene Andi Ahmad Syukri  mengajak hadirin untuk mengiringkan al Fatiha untuk alm. Basri Mallilingan.

“Almarhum berintegritas, berani dan disiplin, dan pastinya banyak berkonstribusi dikenal di DPRD ini maupun di lingkungan Pemda Majene. Semoga almarhum diterima disisiNya. Almarhum Basri Mallilingan adalah orang yang baik, Al Fatiha…” kata bupati memulai membaca Al Fatiha untuk Alm. Basri Mallilingan.

Dia juga menyampaikan selamat kepada anggota DPRD yang baru dilantik, Jasman.

“Pelantikan ini adalah awal bagi saudara (Jasman) melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat. Saya juga berharap agar  agar suadra dapat bekerjasama dan saling mengisi untuk kesejahteraan masyarakat dalam hal ini aspirasi yang dibawa suadra dari daerah pemilihan saudara,” imbuhnya.

Mantan Sekda Majene itu mengingatkan bahwa  PAW adalah bagian tata tertib yang menjadi pedoman bagi anggota DPRD merupakan bagian proses politik yang harus dilakukan sebagai upaya memenuhi kelengkapan anggota DPRD Majene.

“Sebagai anggota DPRD yang baru tenntunya saudara perlu menyesuaikan diri . mempelajari berbagai ketentuan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas sebagai angota DPRD,” tandasnya.

Achmad Syukri menjelaskan, sesuai UU 1945 sebagai daerah otonom Kabupaten Majene memiliki pemerintahan daerah dan DPRD, dalam hal ini DPRD mempunyai tugas membentuk peraturan daerah bersama pemerintah daerah. Termasuk melaksanakan penyusunan APBD, dewan juga mempunyai tugas pengawasan terhadap Perda dan APBD, serta wewenang lain yang diatur dalam perundang-undangan.

“Masih banyak program yang harus dilaksanakan oleh Pemda, sehingga saya berharap agar DPRD dan stakeholder dapat bekerjasama untuk mencapai kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Dikatakan Ahmad Syukri, berhasil tidaknya penyelengaraan pembangunan di daerah ini, salah satunya tergantung peran serta dari DPRD Majene terutama pada pelaksanaan program pembangunan.

“Sehingga pada gilirannya nanti saudara (Jasman) betul-betul mewakili daerah pemilihannya yang benar-benar amanah untukmewujudkan Majene unggul, majene mandiri dan Majene religius,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, ketua DPRD Majene Hj. Slamawati Djamado, wakil ketua DPRD M. Idwar, para anggota DPRD, ketua KPU Majene Arsalin Aras dan komisioner KPU Majene, anggota DPRD Propinsi Sulbar dari partai Demokrat, H. Kalma Katta, perwakilan Dandim, Kapolres dan Kajari Majene, serta para pimpinan OPD Pemda Majene.

Editor: Daeng Nompo’

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *