Bupati Ingin Wujudkan Mamuju jadi Kota Layak Anak

- in BERITA, MAMUJU, SULBAR
98
0
Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi ikuti peringatan Hari Anak Nasioanal Indonesia 2021 secara virtual dikediamannya.

Bupati Ingin Wujudkan Mamuju jadi Kota Layak Anak

SANDEQPOSNews.com, Mamuju – Tahun ini merupakan tahun kedua dunia dilanda pandemi. Meski demikian, peringatan hari besar tetap dilaksanakan dengan beberapa penyesuaian.

Salah satunya adalah perayaan Hari Anak Nasional Indonesia, yang diperingati setiap tanggal 23 Juli, kali ini digelar secara virtual.

Acara tersebut dihelat via Zoom Meeting, dengan melibatkan 800 lebih peserta. Terdiri dari perwakilan anak Indonesia, Forum Anak Indonesia, kabupaten kota se-Indonesia, beberapa mentri, serta Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Di Mamuju sendiri, acara ini diikuti oleh Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mamuju Astrina Ado, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Anak dan Perempuan Mamuju, bertempat di kediaman Bupati Mamuju, Jalan Husni Thamrin.

Lewat perayaan ini, Bupati Mamuju menitipkan pesan untuk anak-anak di Mamuju agar tetap semangat dan bisa bersabar menghadapi pandemi.

“Mungkin aktivitas kita tidak sebebas dulu, kita serba dibatasi, anak-anakku harus belajar di rumah bersama orangtua, tapi kita bisa ambil positifnya. Quality time dengan keluarga semoga bisa lebih terasa. Kita sama-sama berdoa semoga pandemi ini lekas berakhir dan kita bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” kata Bupati Mamuju.

Sutinah juga menyinggung perihal Kota Layak Anak. Dia mengatakan akan mendukung penuh dan terus berusaha mewujudkan Mamuju sebagai Kota Layak Anak.
“Tahun 2019 Mamuju sudah mendapatkan predikat Sekolah Layak Anak terbaik untuk kategori Madrasah Tsanawiyah, dan kita akan terus galakkan upaya-upaya lain untuk bisa lebih baik lagi. Seperti perwujudan Desa Layak Anak, Puskesmas Ramah Anak, dan lain-lain,” ungkapnya.

(ADV)

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *