Pembatasan Pelaksanaan Shalat Ied, PHBI Mamuju Harap Masyarakat Lihat Sisi Baiknya

- in BERITA, MAMUJU, SULBAR
96
0
Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Mamuju, H. Muh. Rusli Muis.

Pembatasan Pelaksanaan Shalat Ied, PHBI Mamuju Harap Masyarakat Lihat Sisi Baiknya

SANDEQPOSNews.com, Mamuju – Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) mamuju, H. Muh. Rusli Muis, memastikan menunda pelaksanaan shalat Ied yang seperti biasa diagendakan di Anjungan pantai Manakarra.

Melalui sambungan telepon, ia mengungkapkan surat edaran (SE) yang dikeluarkan berjenjang mulai dari menteri agama RI dengan SE nomor 16 tahun 2021, yang ditindaklanjuti pemerintah provinsi sulawesi barat hingga pemerintah kabupaten mamuju yang sama-sama mengeluarkan SE bersama forkopimda, tentang penyelenggaraan malam takbiran, shalat hari raya Idul Adha dan pelaksanaan qurban tahun 1442 H/2021 masehi, telah sangat jelas mengatur.

Dalam surat edaran bersama Pemkab Mamuju, dengan nomor 009/12/VII/2021, kata Rusli Muis, disebutkan bahwa yang boleh melaksanakan shalat Ied di masjid dan mushallah adalah wilayah yang masuk dalam zona hijau dan kuning.

“Namun tentu tetap dengan memberlakukan protokol kesehatan yang ketat, termasuk membatasi hanya 50 persen kapasitas tempat dalam masjid atau mushallah tersebut, sementara untuk yang berada di zona orange dan merah pelaksanaan ibadah dialihkan kerumah masing-masing,” kata Rusli Muis, Senin (19 Juli 2021).

Atas surat edaran bersama tersebut, Rusli Muis berharap, agar masyarakat dapat melihat dari sisi baiknya, mengingat saat ini ancaman pandemi covid-19 benar-benar cukup memprihatinkan dengan angka yang masih terus bertambah, sehingga meski sangat berat hati, upaya ini harus dijalankan, demi kebaikan bersama.

Sementara menyinggung soal pelaksanaan qurban, mantan kepala Dinas infokom kabupaten mamuju ini mengatakan, penyembelihan hewan qurban hanya akan dilakukan oleh penyembelih bersama pemilik qurban, dan hasil qurbannya akan diantar langsung kepada penerima, dan tidak ada lagi dengan menggunakan kupon yang menyebabkan adanya antrian.

Menutup penjelasannya Rusli Muis meminta semua dapat bersabar dan mendo’akan agar pandemi dapat segera berlalu dan semua dapat melaksanakan aktifitas sebagaimana biasa kembali.

(ADV)

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *