Klarifikasi : Kabid Perumahan Dinas Perkimtan, Amril Salam Bantah Bukan Wewenangnya Soal IMB Perumahan

- in BERITA, EKOBISNIS, MAJENE, SULBAR
290
0

Klarifikasi : Kabid Perumahan Dinas Perkimtan, Amril Salam Bantah Bukan wewenangnya Soal IMB Perumahan

Dari kiri, Ridwan, Juniardi, Amril Salam, dan Muh. Ali Mukhtar (jurnalis), foto bareng seusai konferensi pers di Kafe Diaz, Pantai Dato, Kecamatan Banggae Timur, Kab. Majene, Jumat (16/7). (SANDEQPOSNews.com/DN).

SANDEQPOSNews.com, Majene – Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan, pemukiman dan pertanahan kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Amril Salam, membantah tidak memiliki wewenang soal pengurusan Izin Membangun Baru (IMB), khususnya pembangunan perumahan.

“Ini ada Kesalahpahaman, makanya saya mengajak untuk klarifikasi bahwa ini ada kesalahpahaman, sehingga saya punya inisiatif untuk memanggil rekan Pers untuk pemahaman (klarifikasi) terkait pemberitaan di Media (media ini) terkait pengurusan IMB,” Kata Amril kepada sejumlah wartawan dari berbagai Media, pada konferensi Pers di Kafe Diaz, Pantai Dato, Kab. Majene, Jum’at (16/7/2021).

Klarifikasi itu, menurut Amril sebagi niat yang baik untuk memberikan pemahaman kepada media yang ada di Majene termasuk kepada salah satu rekanan (kontraktor) yang mengurus IMB.

“Saya mau memberikan pemahaman bahwa ini ada salah paham, jadi ini saya berniat baik terkait dengan IMB itu bukan urusan bidang perumahan, sama sekali bukan. Itu murni ranahnya Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), itu yang saya mau sampaikan ke adik (salah satu rekanan narasumber pemberitaan SANDEQPOSNews.com). Makanya saya bingung kenapa saya (bidangnya disebutkan terkait urusan IMB), olehnya itu saya mengajak untuk mengklarifikasi (berita sebelumnya),” ujarnya.

Menurutnya, pemberitaan pada SANDEQPOSNews.com yang berdasar dari sumber salah satu rekanan di Majene, itu tidak benar jika dirinya secara pribadi maupun sebagai kepala bidang perumahan di Dinas Perkimtan terkait dengan pengurusan IMB.

“Jadi itu saja teman-teman (wartawan), terima kasih sudah mau datang,” pungkasnya.

Baca juga :

Sebelumnya, dalam berita (rilis) yang diterbitkan oleh SANDEQPOSNews.com pada Rabu (14/7/2021) pukul 05:55, Wita, “Diduga Pungli Perizinan,  Rekanan Bersurat ke Satgas Pungli Saber Pusat Jakarta”,  yang disampaikan oleh salah satu rekanan di Majene bernama Juniardi dalam rilisnya menyebutkan pengurusan IMB di PUPR Majene dianggap lambat. Dalam rilis (Juniardi) itu juga disebutkan nama Amril Salam selaku Kabid Perumahan pada Dinas Perkimtan terkait dengan pengurusan IMB, namun Amril membantah.

Menurut Amril saat dikonfirmasi pada Kamis malam (15/7) oleh SANDEQPOSNews.com di salah satu Kafe di jalan Jenderal Ahmad Yani, Pangaliali, Majene, membantah tidak tahu sama sekali soal urusan IMB.

Amril juga sempat menelpon salah seorang Kepala Seksi (Kasi) Perumahan Dinas PUPR, untuk meminta klarifikasi terkait namanya disebutkan dalam rilis tersebut.

Bantahan Rekanan (Kontraktor) Ridwan.

Selain itu, dalam rilis itu seorang rekanan bernama Ridwan juga disebut-sebut, namun membantah jika apa yang dituliskan dalam rilis itu tidaklah benar mengatakannya kepada rekannya (Juniardi).

“Kalau itu tadi tuduhan yang nabilang bapak (pertanyaan salah seorang wartawan), itu tidak benar pak. Kalau uang mau dikasih Amo (Amril Salam) tidak benar itu pak, saya baru keluar dari Masjid Allah yang tahu, saya berani bersumpah,” ujar Ridwan dalam konferensi pers itu.

Dalam rilis yang ditulis oleh Juniardi, menyebutkan Ridwan (diduga) memberi uang kepada Amril Salam sebanyak Rp160 juta hanya untuk meloloskan izin lingkungan. Namun Ridwan membantah dan bersumpah tidak pernah melakukan seperti yang ditudingkan dalam riis itu.

Juniardi (rekanan) Minta Maaf

Terkait apa yang dirilis oleh Juniardi yang disampaikan ke SANDEQPOSNews.com lalu diterbitkan sudah dikalrifikasi (dibantah) oleh Amril Salam dan Ridwan. Juniardi pada konferensi pers juga menyampaikan permohonan maaf.

“Kalau tidak mengakui itu, tapi mohon maaf ini pak Ridwan masih ingat dengan saya toh? Waktu bulan puasa ke perumahannya toh? Tapi tidak usah dibahas karena kita maunya kedepan baik, kita tidak usah perpanjang itu. Kalau memang pak Ridwan tidak melakukan itu, yaa secara pribadi saya juga minta maaf,” ungkap Juniardi.

Pada hari yang sama, dikonfirmasi KadisPUPR, H.Inindria, terkait dengan pengurusan IMB perumahan  yang dianggap lambat oleh Rekanan, menyatakan sama sekali tidak mempersulit.

“Kami tidak pernah mempersulit siapapun, apalagi kalau dia lengkap punya ini (berkas administrasi perizinan). Kalau tidak lengkap maka dimintai syarat dan ketentuannya,” kata Inindria di ruangannya kepada pewarta, Jumat pagi (16/7).

Inindria juga berharap agar setiap masyarakat termasuk rekanan kontraktor yang mengurus perizinan pembangunan perumahan agar senantiasa konsultasi terkait berkas administrasi perizinan, sehingga kata dia, urusan perizinan itu lebih mudah dan cepat.

Editor : Daeng Nompo’

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *