Kasus Covid19 Meningkat di Majene, Polres Majene Imbau Warga Patuhi Prokes

- in BENCANA, COVID-19, MAJENE, SULBAR
207
0

Kasus Covid19 Meningkat di Majene, Polres Majene Imbau Warga Patuhi Prokes

Kabag OpsAKP Ujang Saputra di atas mobil memimpin penyemprotan di sejumlah pemukimanwarga di dalam kota kab. Majene, Minggu (4/6). (Humaas Polres/istimewa). disinfektan di

SANDEQPOSNews.com, Majene – Penyakit Virus Korona atau COVID19 asal negera China ini semakin meningkat, berdasarkan versi pemerintah. Telusuran SANDEQPOSNews.com dari data di laman Covid19.go.id pukul 16.29 WIB kemarin per tanggal 4 juli 2021 jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid19 di Indonesia bertambah 27.233 pasien. Total kasus terkonfirmasi positif Covid19 di Indonesia hari ini Senin (5/7), yakni 2.284.084 pasien.

Berdasarkan data pada Sabtu (3/7/2021) kemarin, total pasien positif Covid-19 sebanyak 2.256.851 orang. sementara pihak pemerintah mengumumkan jumlah pasien yang sembuh pada hari ini menjadi 1.928.274 di seluruh Indonesia.

Pada hari sebelumnya, total pasien yang sembuh yakni 1.915.147 orang, namun penambahan pasien sembuh sebanyak 13.127 orang. Jumlah total yang dinyatakan meninggal dunia hari ini sebanyak 60.582 orang. Sementara itu, data kemarin total sebanyak 60.027 orang meninggal dunia. Sehingga jumlah pasien Covid19 yang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir ini sebanyak 555 orang.

Majene salah satu daerah yang dianggap zona hijau dari Pandemi covid-19, namun beberapa hari terakhir ini pihak Tim Covid19 Pemerinah kabupaten Majene, Suawesi Barat, menyatakan adanya peningkatan Covid19.

“Ada ada 16 kasus. Sebagian di rumah sakit dan sebagiannya isoalsi mandiri di rumah masing-masing,” kata Sekertaris Tim Covid19 Pemda Majene, Sirajuddin, kepada SANDEQPOSNews.com, Senin (5/7).

Tampak Kapolres Majene, AKBP Irawan Banuaji menyaksikan pelaksanaan administrasi Vaksinasi salah satu warga di Gerai Vaksin Polres Majene, pada HUT Bhayangkara, Sabtu (26/6). (Hms Polres Majene/istimewa).

Sirajudiin menyebutkan, dari 16 pasien tersebut ada 11 sedang dirawat di rumahsakit umum Majene (RSUD) Majene dan 5 lainnya di rumah isolasi mandiri. Sebagian yang terpapar Covid19 itu, lanjut Sirajuddin, ditemukan pada pasien yang sedang rawat inap di RSUD Majene, saat diakukan pemerikasaan antigen.

Untuk antisipasi berkelanjutan, Sirajuddin mengatakan akan melakukan rapat koordinasi dengan pihak Pemda dan Instansiterkait dalam waktu dekat ini.

Sementara itu dari rilis yang dikirim oleh humas Polres, menyebutkan Polres Majene bersama Relawan Siaga 86 melakukan penyemprotan cairan disinvektan di beberapa pemukiman warga maupun tempat keramaian dalam kota kabupaten Majene. Penyemprotan dilakukan pada Minggu kemarin (4/7).

Kabag Ops AKP Ujang Saputra yang memimpin kegiatan tersebut menuturkan, ada 4 titik yang disemprot cairan disinfektan.

“Kami lakukan penyemprotan cairan disinfectan hari ini diantaranya di BTN Tanampali Lembang, Pasar Sentral Majene, Asrama Kompi A 721 Mks serta Asrama Polres Majene,” ujar AKP Ujang Saputra.

Kabag Ops AKP Ujang Saputra mengharapkan penyebaran Covid19 turun dan menghilang di Majene.

“Harapan Kami, angka penyebaran Covid19 bisa turun dan harus hilang dari Kabupaten Majene, sehingga warga dapat beraktivitas lagi seperti biasanya,” kata dia.

Aparat Yustisi Prokes Covid19 Polres Majene menemukan sejumlah warga tak memakai masker di saah satu warung kopi di Majene, sanksinya mereka di suruh puh-up). (hms Polres majene/istimewa).

Selain itu, Kabag Ops juga mengimbau kepada masyarakat Majene agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menjaga jarak, menggunakan masker, menghindari kerumunan dan mencuci tangan setiap selesai melakukan aktivitas di luar rumah.

“Saya imbau agar masyarakat di Majene tetap mematuhi protokol kesehatan dan tetap jaga jarak, serta menggunakan masker, menghindari kerumunan serta mencuci tangan setiap selesai melakukan aktivitas di luar rumah,” pungkasnya.

Editor : Daeng Nompo’

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *