Disnakertrans Majene Adakan Pelatihan Berbasis Kompetensi

- in BERITA, EKOBISNIS, MAJENE, SULBAR
155
0

Disnakertrans Majene Adakan Pelatihan Berbasis Kompetensi

Peserta pelatihan. (ist).

sandeqposnews.com, Majene — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mengadakan pelatihan berbasis kompetensi tahap I.

Pelatihan Ini melalui Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK), yang diikuti sebanyak 80 orang peserta, di bengkel BLK Disnakertrans Majene, Rabu (31/3/2021).

Pembukaan pelatihan itu dibuka langsung oleh bupati Majene, H. Lukman Nurman, dihadiri Kadis Nakertrans Hj. Hamsina, mewakili Kepala BLK Makassar Amir Jufri, Kepala UPTD BLK Majene Asmuddin Kadir, dan para peserta pelatihan 80 orang.

Dalam laporannya,  Kepala UPTD BLK Majene Asmuddin Kadir mengatakan, Ada 5 paket pelatihan Yakni, Operator Komputer, Las, Teknik Pendingin atau AC, Instalasi Listrik, Pemeliharaan Kendaraan Ringan dengan sistem injeksi pada mobil. Metode pelaksanaan pelatihan 30% teori dan 70% praktek langsung.

“Tujuan pelatihan ini adalah agar para pencari kerja pemula untuk diberikan pelatihan dasar dalam mencari kerja dan mandiri.
Untuk meningkatkan pencari kerja dengan minat masing-masing dan dapat menciptakan para pencari kerja dengan keahlian,” kata Asmuddin.

Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 6 Maret – 22 Mei 2021, Pelatihan Las 41 Hari, ada juga yang 30 hari untuk pelatihan AC.

Dari 80 peserta berasal dari Majene 66 orang, Polman 13 orang, Mamuju 1 orang, rata rata tamatan SMA namun ada juga yang tamatan SD dan Sarjana.

Menurut Asmuddin, para peserta pelatihan mendapatkan ATK, perlengkapan peserta, dan kelengkapan anti covid19, pakaian praktek, serta pakaian olah raga.

“Peserta juga mendapatkan modul dan uang transport serta konsumsi,” ujarnya.

Mewakili Kepala BLK Makassar, Amir Jufri menjelaskan
Kebijakan Kemenaker, bahwa peserta pelatihan harus mendaftar melalui sistem on line

Ia menekankan agar kepada para peseta yang ikut pelatihan supaya dapat memanfaatkan dengan baik.

“Apa yang dipelajari hari ini oleh peserta maka itulah yang menjadi kebutuhan dunia indistri, karena di BLK sudah ada kurikulum yang mengacu pada kebutuhan industri dewasa ini,” kata Amir.

Menurut dia, seusai pelatihan ini akan dilakukan uji kompetensi untuk mendapatkan sertipikat pelatihan.

“Disinilah dibutuhkan keseriusan dari semua peserta untuk belajar dengan tekun dari awal sampai selesainya pelatihan ini. Disinilah kesempatan kepada para peserta untuk bertanya sebanyak-banyaknya kepada instruktur yang mengajar, karena instruktur yang digunakan adalah yang berkompoten dan sudah melalui pelatihan yang panjang,” ujarnya.

Dia berharap Lulusan dari pelatihan tersebut dapat menjadi wirausahawan yang handal, terlebih pada era pandemi covid19.

Kadis Nakertrans Majene, Hj.  Hamsinah menambahkan, pada
tahun 2020 kemarin pihaknya tidak dapat melaksanakan pelatihan dikarenakan pandemi covid19, dan baru tahun 2021 ini  kembali membuka pelatihan.

“Walau kami tidak melakukan pelatihan, namun dalam penanggulangan covid19 pihak BLK Majene telah menyalurkan ribuan masker kain yang dibagikan kepada warga Majene, dan juga kami telah membagikan wastafel dibeberapa titik di kab. Majene,” katanya.

Dia membeberkan tahun 2021 ini juga akan melakukan kerjasama dengan BLK Medan. Menurutnya,  sudah membawa 3 orang untuk dilatih di BLK Medan dalam bidang Pariwisata.

“Selanjutnya kami juga akan mengirim peserta pelatihan ke BLK Bandung untuk dilatih dibidang Pertanian, karena kondisi Majene cukup luas areal pertanian.” katanya.

(ist)

Sementara itu Bupati Majene, H. Lukman Nurman merasa senang Bisa bertemu semua peserta pelatihan.

“Saya sangat senang hari ini bertemu dengan semua peserta pelatihan, karena saya juga pernah ikut pelatihan yg sama pada tahun 1987 di kab. Maros pada panti penyantunan anak binaan Dinas Sosial Maros selama 6 bulan, dengan mengambil jurusan pelatihan montir motor, jadi kalau masalah motor “4 Tak” saya sanggup service, terlebih pada motor 2 Tak,” beber mantan wakil ketua DPRD Majene itu.

Lukman berharap kedepannya semakin banyak pelatihan sejenis yang dibuka ditempat ini, Sebab katabdia,  bertujuan bagi para pencari kerja yang ada di Majene mempunyai skill yang mumpuni dan dapat langsung terjun didunia kerja yang sesungguhnya.

“Tentu ini berkolerasi dengan semakin berkurangnya jumlah pengangguran yang ada.
Data yang disampaikan oleh Bapeda pada saat Musrenbang RKPD tadi bahwa angka pengangguran di Majene mengalami peningkatan, dengan adanya pelatihan yang dilaksnakan oleh BLK tentu ini menjadi salah satu jalan keluarnya,” ujarnya.

Kepada Para peserta pelatihan Bupati berpesan, bahwa tidak selamanya orang dikatakan kerja itu adalah yang kerja rutin dikantor, “namun seharusnya kitalah yang dapat membuka peluang kerja bagi keluarga ataupun teman kita sendiri, tentu dengan cara membuka usaha yang mandiri, dengan skill yang telah didapatkan dari hasil pelatihan di BLK.”

“Saya ucapkan terima kasih kepada BLK Makassar, Disnakertrans Majene atas adanya kesempatan yang diberikan kepada saudara saudara saya, ini semua kelak akan menciptakan interprenur yang baru di daerah kita,” ujarnya.

Rilis Prokopimda Majene

Editor : SAN

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *