Tranding Topic : Gubernur Sulawesi Selatan Terjaring Operasi Tangkap Tangan, Uang Rp1 Miliar Diamankan Dari Rumah Makan

- in BERITA, HUKRIM, KORUPSI, NASIONAL
162
0

Tranding Topic : Gubernur Sulawesi Selatan Terjaring Operasi Tangkap Tangan, Uang Rp1 Miliar Diamankan Dari Rumah Makan

Pelantikan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Istana Negara. (Foto : Biro Pers Sekretariat Presiden).

SANDEQPOSNews.com, Makassar – Masih pagi buta, dini hati gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, menjadi tranding topic (topik yang sedang tren), baik di media massa maupun di media sosial.

Pasalnya, orang nomor satu di Sulawesi Selatan ini ikut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Sabtu dini hari ( 27/2/2021). OTT ini dibenarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Iya betul,” kata Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Sabtu (27/2/2021).

Namun Fikri belum bisa memberikan penjelasan terlalu jauh soal OTT itu, Ia hanya meminta para wartawan agar menunggu rilis resmi dari KPK.

“Tunggu saja rilis resminya,” ujarnya kepada wartawan.

Dalam OTT itu, bukan cuma gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, tetapi juga KPK mengamankan seorang kontraktor bernama Agung Sucipto (64 tahun), sopir Agung bernama Nuryadi (36 tahun), Samsul Bahri (Adc Gubernur Prov. Sulsel, Polri, 48 tahun), Sekertaris Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Selatan Edy Rahmat dan sopirnya bernama Irfandi.

Keempat orang tersebut di-OTT KPK di rumah jabatan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan No: Sprin. Lidik-98/01/10/2020. Sementara petugas KPK yang datang melakukan OTT berjumlah 9 orang dengan dikawal 4 orang anggota detasemen Gegana dari Polda Sulsel.

Barang bukti yang diamankan oleh Tim KPK, 1 tas koper berisi uang sebesar Rp1 miliar. Uang ini diamankan di Rumah Makan Nelayan Jalan Ali Malaka, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar.

Usai OTT, Tim KPK membawa gubernur Sulsel bersama 3 orang lainnya ke klinik Transit di jalan Poros Makassar untuk dilakukan pemeriksaan swab antigen. Persiapan untuk penerbangan ke Jakarta melalui Bandara Internasional Sultan Hasanudin, Makassar.

Baca juga

Selepas pemeriksaan Swab antigen, KPK dan para ter-OTT tersebut menuju Bandara Sultan Hasanudin. Mereka  memasuki Gate 2 untuk keberangkatan ke Jakarta pada pukul 07.00 Wita, dengan menggunakan Pesawat Garuda GA 617.

Jubir KPK Ali Fikri melalui siaran live di TV One, Sabtu pagi (27/2) mengatakan, penangkapan Gubernur Sulsel ini adalah kegiatan tangkap tangan atau OTT KPK.

“Informasi yang kami terima di sebuah rumah dinas di Sulawesi Selatan. Diterbangkan dari Sulawesi Selatan pada Sabtu pagi. Belum tiba di gedung KPK Jakarta,” ungkap Ali Fikri.

Simak Video Klarifikasi Jubir Gubernur Sulsel Terkakit OTT KPK

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Terjaring OTT KPK? Ini Klarifikasi Jury Bicara Gubernur Sulsel

Nurdin Abdullah masih dalam proses perjalanan dari Sulsel ke Jakarta pada Sabtu pagi.

Jubir KPK mengatakan, mereka masih memiliki waktu 1×24 jam untuk memeriksa hal-hal yang diperlukan terkait OTT KPK ini.

“Untuk materi akan disampaikan dalam konferensi pers,” jelasnya.

Tonton Video Terkait Gempa Majene :

Editor : SAN

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *