Menganggap Istrinya Diselingkuhi, Pria Ini Kalap Hingga Menghabisi Nyawa Pria Dugaan Selingkuhannya

- in BERITA, HUKRIM, POLEWALI MANDAR, SULBAR
316
0

Menganggap Istrinya Diselingkuhi, Pria Ini Kalap Hingga Menghabisi Nyawa Pria Dugaan Selingkuhannya

SANDEQPOSNews.com, Polewal Mandar – Sangat disayangkan, tapi itulah kenyataannya. Seorang pria bernama Razak 32 tahun, menganggap istrinya diselingkuhi seorang pria bernama Syamsuddin alias Kunding 39 tahun.

Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi mata yang diceritakan kepada aparat Polres Polman, Selasa kemarin saat petang dijemput malam, 2 Februari 2021, pukul 18:05 waktu Indonesia tengah, Razak warga Desa Botto Kec. Campalagian, itu melihat Kunding sedang mengendarai mobil R4 yang melintas di jalan Poros Kecamatan Luyo, kabupaten Polewali Mandar, Sualwesi Barat. Tak habis pikir panjang, Razak kembali ke rumahnya dengan memacu motor R2 untuk mengambil sebilah badik.

Sekembali dari rumahnya ia pun mencari dan mengejar mobil Kunding. Di tengah jalan Razak memalang motornya menghadang mobil Kunding. Kunding warga desa Bonde Kec. Campalagian itu pun menghentikan mobilnya, namun di depannya Razak sudah mencabut badiknya yang diselip di pinggangya itu kemudian menikam Kunding.

Kunding berupaya melepaskan diri dengan keluar dari mobilnya lalu berlari, namun naas Razak terus memburunya hingga kembali menikam Kunding. Korban masih berupaya berdiri dan berlari hingga sejauh 100 meter. Pelaku yang makin kalap itu terus memburu korban, hingga akhirnya di persimpangan Jalan Desa Baru Kec. Luyo Kab. Polman, Pelaku kembali melakukan penganiayaan terhadap korban dengan badik yang masih digenggamnya itu.

Usai melampiaskan amarahnya, pelaku pun berlari meninggalkan korban. Ia ke rumahnya di Dusun Cepa, Desa Botto, Kec. Campalagian, dengan melewati pematang sawah. Di tengah perjalanan pulang ke ruamhanya itulah personil kepolisian sektor Campalagian melihat pelaku dan memanggilnya lalu mengamankannya.

Sementara korban berupaya ditolong sejumlah warga setempat dengan membawannya ke Puskesmas Mapilli menggunakan mobil Ambulance yang kebetulan melintas di Tempat Kejadian Perkara. Namun sayang nyawa korban tak bisa diselamatkan sebelum tiba di Puskesmas, Korban akhirnya menghembuskan nafas terakhir dengan kondisi kritis pendarahan. Jenazah korban kemudian dibawa ke rumahnya di Dusun Baru, Desa Baru, Kec. Mapilli, Kab. Polman.

Informasi dihimpun dari pihak Puskesma Mapilli, korban mengalami luka robek di dada, tangan kanan dan kiri, punggung, bagian bawah tangan kiri, paha kanan.

Peristiwa ini kemudian ditangani oleh Sat Reskrim Polres Polman, dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim, AKP Syaiful Isnaini, didampingi Kasat IK Polres Polman, AKP Bayu Aditya Yulianto, Kapolsek Campalagian, IPTU SUKIRNO, Kanit IV Sat IK Polres Polman, IPDA HASPAR, dan Kanit Opsnal Sat Reskrim, Aipda Rubil Ridwan.

Baca juga

Para anggota polisi tersebut kemudian melakukan olah TKP dengan melakukan penyelidikan serta pengumpulan keterangan dari berbagai saksi mata. Selain itu jenazah korban juga diidentifikasi di kediamannya di Dusun Baru, Desa Baru, Kec. Luyo, Polman.

Berdasarkan keterangan pers dari Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Syaiful Isnaeni, bahwa penganiayaan menggunakan sebilah Badik hingga berujung kematian itu, karena pelaku (Razak) merasa emosi kepada korban dan menduga memiliki hubungan asmara dengan Istrinya (selingkuh).

Reporter : Deden Herdiyansah
Editor : Daeng Nompo’
*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *