Fadli Zon Ungkap Jasad Laskar FPI Mengenaskan: Ada Bekas-bekas Peluru dan Luka Lebam

- in BERITA, HUKRIM, NASIONAL, Peristiwa
180
0

Fadli Zon Ungkap Jasad Laskar FPI Mengenaskan: Ada Bekas-bekas Peluru dan Luka Lebam

Wakil ketua Partai Gerindra, Fadli Zon. (int).

“Saya lihat kondisi salah satu jenazah, ada bekas-bekas peluru dan luka di berbagai bagian tubuh,” ungkap Fadli

SANDEQPOSNews.com, Jakarta — Anggota DPR RI Fadli Zon mengungkap kondisi jasad Laskar FPI ditembak mati sangat mengenaskan.

Saat meneliti, Fadli Zon melihat salah satu jasad dari jenazah banyak luka diberondong peluru.

Fadli Zon pun mengajak masyarakat menggelar salat gaib untuk enam laskar FPI ditembak mati. Fadli menyebut insiden tersebut merupakan pembunuhan keji.

Hal itu disampaikan oleh Fadli melalui akun Twitter miliknya @fadlizon. Fadli Zon mengajak publik ikut mendoakan keenam anggota FPI yang tewas dibunuh polisi.

“Mari kita selenggarakan salat gaib bagi enam syuhada anggota FPI yang menjadi korban penembakan polisi. Semoga menjadi ahli surga. Al Fatihah,” kata Fadli seperti dikutip Suara.com, Rabu (9/12/2020).

6 orang laskar FPI yang diberondong peluru tewas mengenaskan saat mengantar keluarga HRS menuju pengajian, dihadang di tol keramat jati. (ist).

Sejak Selasa (9/12/2020), Fadli bersama anggota DPR RI Komisi III Muhammad Syafii mendatangi RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk ikut menjemput keenam jasad anggota FPI.

Ia juga mengaku sudah melihat jasad salah satu anggota FPI tersebut. Pada tubuh jasad tersebut ditemui beberapa luka tembak dan luka lebam bekas pukulan.

Saya lihat kondisi salah satu jenazah, ada bekas-bekas peluru dan luka di berbagai bagian tubuh,” ungkap Fadli.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut mengaku, pihak keluarga sebenarnya tak mengizinkan jenazah keenam anggota FPI diautopsi.

Namun, keinginan pihak keluarga tak diindahkan oleh pihak kepolisian. Proses penyerahan jenazah berlangsung cukup alot bahkan berlangsung hingga puluhan jam.

“Keluarga bersepakat keenam jenazah langsung dibawa ke Petamburan untuk dimandikan, dishalatkan dan kemudian dimakamkan di Megamendung dan Cengkareng,” tuturnya.

SAN

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *