Patut Dicontoh, di Tengah Pandemi Covid-19 Siswi SMA Ini Dengan Ortunya Berbagi Rezeki

- in BERITA, COVID-19
241
0

Patut Dicontoh, di Tengah Pandemi Covid-19 Siswi SMA Ini Dengan Ortunya Berbagi Rezeki

Siswi SMAN 5 Samarinda, Vinya Tisya Adelia (Vanya) di depan rumahnya dengan bingkisan sedekah yang masih tersisa untuks para Ojol dan pekerja pemungut sampah. Sementara ayahnya sedang memanggil ojol lainnya. (ist).

 

SANDEQPOSNews.com, Samarinda – Pandemi penyakit virus Corona (Covid-19) membuat sebagian banyak masyarakat Indonesia mengalami penurunan penghasilan.

Sehingga ekonomi menjadi menyusut, asap dapur bagi pekerja swasta pun terseret menurun. Khususnya bagi masyarakat yang bekerja disektor jasa.

Namun tidak sedikit juga masyarakat Indonesia yang berempati kepada sesama untuk salin membantu meringankan beban tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh seorang siswi kelas XIII (kelas 3) SMA Negeri 5 Samarinda, Kalimantan Timur, Vinya Tisya Adelya, dengan jiwa sosialnya mengajak serta ayahnya untuk berbagi dari sebagian reseki yang diperolehnya sebelum COVID-19 mewabah.

Para Ojol dan pekerja pemungut sampah yang sudah mendapatkan bingkisan. (ist).

Vanya sapaan Vinya Tisya Adelya, dengan respon baik dari ayahnya bernama Irwan Arfah, ST, ini mengemas kebutuhan makanan sehari-hari di rumahnya di pinggiran Kota Samarinda.

Beras, sabun, indomi, air mineral dan makanan lainnya dibungkus dalam satu tas kresek plastik.

Puluhan kemasan itu pun, Vanya dan ayahnya menaruh di depan rumahnya yang sederhana itu.

Lalu, Vanya dan ayahnya mengajak para ojek on line (ojol) yang setiap hari mangkal tak jauh dari rumahnya itu, untuk memgambil bungkusan sembako tersebut.

Tidak itu saja Ojol, tapi juga warga yang sehari-hari bekerja sebagai pengangkut sampah.

Irwan Arfah mengatakan bahan makanan itu disediakan tidak lain sebagai bentuk kepedulian sosial kepada pekerja informal (bukan pegawai tetap, red)

“Ini kita bagikan kepada para pengemudi ojek online dan tukang sampah di pinggiran Samarinda dalam masa krisis ekonomi akibat pandemi covid-19,” kata alumni Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia, angkatan 88 ini, kepada SANDEQPOSNews.com, via WhatsAap, Kamis (9/4/2020) pagi.

Vanya saat di dapur sedang mengemasi bingkisan sedekah kedalam kantong kresek. (ist)

Irwan yang juga dikenal aktivis kampus dimasa kuliah itu, mengatakan, jika hal yang dilakukan itu adalah inisiatif putrinya.

“Ini juga diinsiatif anak saya. Setidaknya dengan menyambut baik idenya itu untuk memberi respon positif dan mengajarkan kepada hal yang baik kepada anak-anak kita,” ujarnya.

Irwan juga berharap agar apa yang dilakukannya itu bisa menggerakkan nurani setiap orang yang berkecukupan untuk dapat membantu sesama.

“Yaa, setidaknya ini menjadi bagian mala jahriyah dan juga bisa menginspirasi bagi rekan-rekan dan saudara-saudara yang lain yang sudah berkecukupan dari segi ekonomi,” pungkasnya.

Sebelumnya, rilis yang diperoleh Jurnalis melalui konferensi pers dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, menyebutkan bila angka penderita sakit akibat virus corona di Kaltim melonjak tajam dalam sehari.

Data per propinsi per tanggal 9 April 2020.

Sebelumnya ada 24 positif bertambah 6 pasien baru, itu artinya ada 30 orang terkonfirmasi positif wabah dengan kode COVID-19 ini.

“Iya benar, sesuai data pusat ada 30 kasus positif di Kaltim,” ujar Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Andi Muhammad Ishak kepada awak media, Minggu (5/4).

Sebelumnya pada Sabtu (4/4) ada 2 kasus bertambah sehingga total positif COVID-19 di Kaltim menjadi 24 orang.

Pasien baru itu berasal dari klaster Gowa dan satunya tak terlibat dengan klaster manapun.

Namun pasien positif corona itu punya riwayat perjalanan dari India dan Singapura pertengahan Maret lalu.
Keduanya dirawat di dua rumah sakit berbeda, khusus klaster Gowa diisolasi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda sementara satunya lagi di RSUD Kudungga Sangatta, Kutai Timur.

Data COVID-19 se-Indonesia pertanggal 9 April 2020

Informasi terkini per tanggal 9 April, Kaltim mengalami penambahan pasien positif COVID-19, yaitu 2 pasien, sehingga total menjadi 32 orang.
Editor : Daeng Nompo’

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *