Pengaruh Cuaca Dan Maulid, Harga Ikan Rp7000 Per Ekor di Majene

- in BERITA, EKOBISNIS
201
2
Emak-emak penjualikan di los ikan pasar sentral Majene. (SANDEQPOSNews/DN image)

Pengaruh Cuaca Dan Maulid, Harga Ikan Rp7000 Per Ekor di Majene

SANDEQPOSNews.com, Majene – Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, dikenal sebagai wilayah berbasis kelautan dan perikanan. Geografis Majene adalah perbukitan, namun laut serta pesisirnya memanjang kurang lebih 130 kilometer.

walau demikian, laut membentang luas namun harga ikan selalu bergejolak naik. Ini disebabkan oleh cuaca ekstrim di tengah laut tempat para nelayan menjala dan memancing berbagai jenis ikan.

Simak Video, Suasana Kehidupan Nelayan di Pesisir Pantai Majene

Tidak juga karena cuaca musim, namun juga dipenagruhi geografis laut Majene yang tidak memiliki pulau besar seperti yang ada di daerah lain, sehingga ombak besar bisa menerpa hingga ke pesisir. Majene hanya memiliki satu pulau yakni, pulau kunu di Kecamatan Sendana.

Selain itu, pengaruh harga ikan ikan dapat berubah-ubah karena faktor acara hari besar islam, seperti memasuki bulan puasa dan menjelan hari lebaran.

Ikan Banyar dijual oleh emak-emak dari rumah ke rumah di perkampungan Passarang Selatan. Harga ikan Banyar (di dalam talang plastik hijau) standar Rp7000 per ekor, ikan banyar kecil Rp25,000 per lima ekor. (SANDEQPOSNews.com/DN Image))

Untuk saat kini di Majene beberapa pekan ini naik drastis per ekornya. Jenis ikan Banyar misalnya ukuran standar Rp7000 per ekor, sedangkan banyar kecil Rp25 ribu lima ekor.

“Memang harganya naik lagi pak, karena tinggi ombak banyak pa’jala (nelayan) tidak pergi ke laut. Apalagi ini juga buan Maulid pak,” ujar seorang ibu pedagang ikan keliling kampung di Passarang Selatan, Kel. Totoi, Kec. Banggae, Majene, Sabtu (16/11/2019) pagi.

Sementara di pasar sentral Majene, harga ikan tak jauh beda dengan yang dijual oleh pedagang ikan keliling. Harga ikan Banyar ukuran standar Rp7500 per ekor ini masih bisa ditawar hingga Rp7000 per ekor, sedangkan ukuran kecil tetap denganharga Rp25000 per lima ekor.

Baca Juga :

Telur yang diburu ekma-emak saat memasuki bulan maulid kelahiran nabi Muhammad Sallallahu Alahi Wassalamm, juga mengalami kenaikan. sebelumnya bisa dibeli dengan harga Rp1500 per biji saat kini Rp2000 per biji. Untuk isi rak sebelum bulan maulid bisa diharga Rp35,000 ribu, saat kini mencapai Rp40,000 hingga Rp45.000 per rak.

Editor : Daeng Nompo’

Ini Videonya, Ikan Budidaya Nila di Kolam Mati Kepanasan… 

2 Comments

  1. Pingback: Indonesia Makmur? Pemerintah Siapkan Biaya Pelatihan dan Gaji  Bagi penduduk Pra Kerja Sebesar Rp10 Triliun – SANDEQPOSNews.Com

  2. Pingback: SOLAR LANGKA, TERPAKSA BUPATI MAJENE BERALIH KE MOBIL BERBAHAN BAKAR BENSIN – SANDEQPOSNews.Com

*Berkomentarlah di kolom komentar dibawah dengan bijaksana yang menginspirasi dan bertanggung jawab.Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti yang diatur dalam UU ITE.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *